Nama Bluetooth sendiri diambil dari nama seorang
raja di Denmark yang bertakhta pada abad ke 10, yakni raja Harald Bluetooth. Pada
masa hidupnya, raja tersebut aktif berdiplomasi memfasilitasi perundingan-perundingan
untuk mendamaikan pihak-pihak yang bersengketa. Para penemu teknologi Bluetooth
menganggap nama belakang raja tersebut sesuai dengan sifat teknologi nirkabel
itu.
Bluetooth adalah suatu teknologi komunikasi
wireless yang memanfaatkan frekuensi radio 2.4 GHz. Bluetooth memungkinkan dua
perangkat yang kompatibel untuk berkomunikasi tanpa kabel dan tidak memerlukan
koneksi saluran yang terlihat. Ia digunakan untuk menghubungkan dan tukar
menukar informasi antara perangkat genggam yang terpisah (handphone, PDA,
computer, printer, dan lain-lain) dengan jangkauan yang relatif pendek.
Perangkat-perangkat genggam yang terpisah tersebut dapat saling bertukar
informasi atau data dengan menggunakan Bluetooth. Cakupan Bluetooth sendiri
bisa mencapai 10 meter, jelas lebih luas jika dibandingkan infrared dan
kecepatan transfer datanya masih relatif rendah yakni sampai dengan 800kbps.
Produk - produk yang menggunakan teknologi
Bluetooth, harus berkualitas dan lulus uji interoperabilitas oleh Bluetooth
Special Interest Group sebelum dirilis. Anggota pendiri Bluetooth meliputi
Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba.
Wi-Fi atau Wireless Fidelity, awal penciptaannya
ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan LAN, namun saat ini lebih
banyak digunakan untuk mengakses internet. Wifi yang digunakan untuk mengakses
internet biasanya terdapat pada zona-zona tertentu semisal bandara, cafe, atau
kampus. Zona dengan wifi ini disebut dengan Hotspot.
WiFi yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk
Jaringan Lokal Nirkabel yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Wi-Fi
bekerja pada frekuensi radio yang sama dengan Bluetooth yaitu pada 2,4 Ghz,
namun bedanya Bluetooth menggunakan spread spectrum frequency hopping (SSFH),
sedangkan Wi-Fi menggunakan direct sequence spread spectrum (DSSS). Power yang
dimiliki wifi lebih banyak dibanding bluotooth sehingga cocok digunakan untuk
keperluan melakukan koneksi yang memelukan bandwidth kuat, seperti jaringan
komputer atau membuat game jaringan.
Adapun perbedaan antara wifi dengan bluetooth antara lain:
Sebagian besar dari kita juga menyadari kenyataan, bahwa wi-fi dan
bluetooth keduanya merupakan nirkabel standar dan menggunakan gelombang pada
frekuensi radio untuk tujuan transmisi. Ini adalah alasan mengapa banyak dari
kita yang bingung antara dua teknologi tersebut, dan berpikir bahwa mereka
menyelesaikan tujuan yang sama. Namun ada, banyak perbedaan antara wi-fi dan
bluetooth. Di dalam artikel ini, saya akan mencoba menjelaskan Perbedaan Antara
Wi-Fi dan Bluetooth.
§ Jangkauan
Kisaran jangkauan
wi-fi cukup luas yaitu sekitar 300 meter dari simpul jaringan nirkabel. Sedangkan
Bluetooth di sisi lain hanya memiliki jarak sekitar 30 kaki atau hanya 10
meter.
§
Standar
Bluetooth dan wi-fi bekerja pada standar yang berbeda. Instalasi wi-fi didasarkan pada standar 802.11n. Sedangkan perangkat Bluetooth yang saat ini mengikuti standar 2,0 bluetooth.
§ Sambungan dan Instalasi
Perangkat Bluetooth tidak memerlukan instalasi atau konfigurasi. Kerja dari perangkat bluetooth sangat sederhana sehingga tidak perlu dikonfigurasi. Anda bisa langsung mengaktifkan perangkat bluetooth lain untuk mentransfer data. Jika Anda ingin mengaktifkan fasilitas bluetooth di komputer pribadi anda, maka yang harus Anda lakukan adalah dengan membeli adaptor bluetooth. Berbeda dengan bluetootf, wi-fi memerlukan beberapa konfigurasi. Untuk wi-fi mengaktifkan jaringan, juga diperlukan router dan modem.
§ Jenis Jaringan
Wi-fi
digunakan untuk pembentukan LAN nirkabel (Local Area Network). Sejumlah besar
komputer desktop dan laptop dapat dihubungkan dengan menggunakan wi-fi.
Bluetooth hanya memungkinkan Anda untuk membentuk PAN (Personal Area Network),
dan tidak dapat membentuk suatu Local Area Network (LAN).
§ Data Transfer
Perbedaan lain antara wi-fi dan bluetooth adalah bahwa kecepatan transfer data untuk bluetooth ini jauh lebih tinggi dari wi-fi. Menggunakan Bluetooth, Anda dapat mentransfer data dengan kecepatan 800 kbps, sedangkan wi-fi adalah data yang rentan terhadap kerugian dan karenanya memiliki kecepatan lebih rendah. Jika anda terhubung ke Internet menggunakan wi-fi, kecepatan download Anda akan lebih kecil dari apa yang akan Anda dapatkan ketika Anda terhubung menggunakan internet broadband.
§ Aplikasi Wi-Fi dan Bluetooth
Bluetooth digunakan untuk transfer data dari satu perangkat ke perangkat yang lain. Anda dapat mengakses printer dengan mengaktifkan bluetooth dari komputer Anda. Untuk wi-fi, Anda tidak hanya dapat membuat transfer data kecil, tetapi Anda dapat mengakses database dan software yang terletak di beberapa perangkat lain dalam jaringan. Akses internet nirkabel juga dapat diberikan kepada semua komputer dalam area LAN. Dalam kasus Bluetooth, hal ini tidak mungkin.
Wi-fi adalah teknologi yang telah dipakai lebih lama, dibandingkan dengan
bluetooth. Hampir semua komputer yang diproduksi saat ini memiliki kartu LAN
nirkabel terpasang di dalamnya. Bluetooth adalah teknologi yang relatif baru.
Tapi ponsel dan laptop produsen telah mulai mengintegrasikan fasilitas ini
dalam perangkat yang mereka produksi. Perbedaan utama antara wi-fi dan
bluetooth, karena bluetooth yang tidak digunakan seluas wi-fi, adalah
jangkauan. Jika tidak, standar bluetooth dikenal sangat baik, karena kecepatan
transfer data yang tinggi dan keamanan data yang menyediakan.
Persamaan WiFi dengan Bluetooth :
1. Merupakan
teknologi tanpa kabel
2. Wifi dan
bluetooth beroperasional dari frekuensi 2,402 - 2,483 GHz, sehingga
bila Bluetooth dan Wi-Fi beroperasi pada saat yang sama di tempat yang
sama, maka tidak menghapus kemungkinan akan terjadi crash.
Kelebihan Bluetooth :
1. Bisa
transfer file secara gratis
2. Biaya
murah dan konsumsi daya lebih rendah dibanding WiFi
3. Perangkat
mudah digunakan, tanpa perlu dikonfigurasi terlebih dahulu
4. Jangkauan
lumayan luas yaitu sampai radius 100m selama tidak ada penghalang berupa tembok
atau gangguan elektromagnetis
5. Dapat dimanfaatkan
untuk multiplayer pada game-game tertentu
6. Dapat
digunakan untuk transfer file dari komputer ke handphone dan sebaliknya
7. Memiliki
fitur-fitur keamanan : Enkripsi data, Autentikasi user , Fast frekuensi-hopping
(1600 hops/sec) , Output power control.
Kekurangan Bluetooth :
1. Kecepatan
transfer bluetooth tidak tetap, tergantung dari perangkat yang mengirim dan
yang menerima.
2. Ketika
melakukan transfer file, tidak jarang selain mendapatkan file, penerima juga
mendapatkan virus
3. Walaupun
jangkauannya lumayan luas yaitu sampai radius 100m tetapi jika ada penghalang
berupa tembok atau gangguan elektromagnetis maka akan terjadi kegagalan
transfer data
4. Hanya
dapat menghubungkan maksimum 7 perangkat
5. Keamanannya
terkadang sering tidak bisa mendeteksi virus sehingga dalam proses transfer
data, si penerima data menerima data yang sudah terserang virus.
Kelebihan Wi-Fi
1. Wilayah
cakupan amat luas, kecuali di daerah tertentu yang tidak dapat dijangkau
2. Lebih
reliable dalam arti lebih sedikit point of failurenya dibandingkan metode akses
darat.
3. Dapat
menyambungkan LAN tanpa kabel
4. Jaringan
Wi-Fi mendukung roaming, dimana sebuah mobile client station seperti sebuah
laptop komputer dapat pindah dari satu akses point ke lainnya seperti pengguna
pindah di sekeliling sebuah gedung atau area.
5. Kecepatan
transfer lebih tinggi
6. Produk
Wi-Fi dapat diperluas di pasar dengan jenis berbeda-beda dari akses point dan
jaringan interface klien interoperable di sebuah level dasar dari layanan.
Kekurangan Wi-Fi
1. Tingkat
sekuritas lemah, mudah di hack (penyadapan, injection, jamming, hijacking,
access control, dsb)
2. Bila ada
medan elektromagnetik dalam frekuensi yang sama saling berdekatan akan terjadi
interferensi.
3. Point-to-pointer
wireless LAN harus dalam keadaan tidak terhalang apa pun, baik itu pepohonan
maupun gedung agar dapat dipakai


No comments:
Post a Comment